UJIAN NASIONAL DI DEPAN ANDA

Ujian Nasional (UN) merupakan istilah bagi penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Satu hal yang jangan terlupa bahwa siswa peserta UN jangan sampai dibuat ragu atau takut tentang kepastian Ujian Nasional sebagai sarana untuk mengukur kemampuan mereka di bangku sekolahnya. Walaupun UN mengundang pro dan kontra tapi hendaknya tetap di jalur yang semestinya, karena bagaimana pun para siswa terutama siswa SMA / MA adalah para calon Agent of Change yang akan berperan untuk membawa perubahan-perubahan konstruktif bagi negeri ini. Oleh karena itu agar keraguan berkurang di kalangan dunia kependidikan, kami dari Tim Ujian Nasional mencoba menyampaikan beberapa hal yang dipandang penting terutama dalam hal dalam kebijakan UN 2011 yang tentunya diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa agar mereka cukup persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional 2011.Kami persembahkan Situs ini untuk kemajuan Bangsa Indonesia khususnya di bidang Pendidikan. Tim Ujiannasional.org didukung oleh Admin yang berpengalaman di bidang pendidikan pada umumnya.

Mantan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd., Kons. mengatakan, dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 mendatang, sistem silang antarsekolah akan diterapkan untuk para peserta UN dari kalangan SMA dan MA. Dalam penyelenggaraan UN tahun-tahun sebelumnya, sistem silang antarsekolah diterapkan untuk pengawas UN yang berasal dari guru, sedangkan untuk tahun ini justru murid-murid peserta UN yang akan disilang dengan sekolah lain.
Ia mengatakan, dengan sistem silang tersebut dapat dipastikan tidak ada peserta yang mengerjakan soal UN di sekolahnya sendiri, namun sistem silang tersebut akan diterapkan antarsekolah yang tidak berjarak terlalu jauh untuk memudahkan para siswa.

 

 

 A.    TIPS YANG SEKIRANYA DAPAT DIPERTIMBANGKAN SEBAGAI UPAYA PERSIAPAN DALAM UJIAN NASIONAL

1. Hadapilah ujian dengan tenang dan proporsional

Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

 2. Bersikaplah proaktif

Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal 5,25, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 atau 8,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.

3. Buatlah rencana

Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.

4. Perbanyaklah baca dan latihan soal

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).

5.      Belajar kelompok

Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar tempat tinggal kita.

6. Efektifkan belajar di sekolah

Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.

7. Mohon doa restu dari orang tua

Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UN sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UN.

8. Berdoalah pada Allah

Segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Allah Maha Tahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambaNYA.

B.     TRIK MENGHADAPI UJIAN NASIONAL

Bagaimana agar seorang siswa dapat lulus dalam menghadapi Ujian Nasional ? Ada beberapa trik atau cara agar seorang siswa berhasil dalam menghadapi ujian nasional. Berikut ini adalah beberapa trik atau cara yang dapat dilakukan siswa, yaitu :

Pertama, persiapkan diri dengan baik dengan menjaga kesehatan. Artinya seorang siswa harus selalu menjaga kondisi kesehatannya agar pada saat pelaksanaan Ujian Nasional tidak dalam keadaan sakit. Disamping itu juga pada saat menghadapi UN perlu sarapan pagi sehingga kondisi badan fit dan tidak lesu.

Kedua, selalu berpikir optimis bahwa saya pasti lulus. Jangan pernah ada keragu-raguan dalam menghadapi soal Ujian Nasional, sehingga tidak timbul rasa gugup dan was-was yang dapat mengakibatkan apa yang sudah dikuasai dengan baik menjadi hilang dari ingatan. Disamping itu juga rasa optimis dapat menumbuhkan rasa percaya diri tinggi dimana dapat membangkitkan keyakinan yang kuat didalam menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional tersebut.

Ketiga, berprinsip bahwa lulus tidak harus semua soal terjawab dengan benar. Dengan adanya keyakinan ini, maka seorang siswa tidak perlu berlama-lama pada satu soal yang tidak dikuasainya, akan tetapi dapat segera beralih ke soal lain yang lebih mudah sehingga waktu tidak terbuang percuma.

Keempat, persiapkan materi dengan baik dengan memanfaatkan “permen” yang sangat enak dan lezat. Artinya dengan diterbitkannya lampiran PERMENDIKNAS Nomor 46 tahun 2010 yang berupa Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) dapat meringankan siswa dalam belajar. Karena di SKL tersebut sudah terdapat “Kemampuan Yang Diuji ( KYD )”. Sudah barang tentu jika siswa memperhatikan benar apa itu, tentunya siswa tersebut sudah tahu seperti apa soal yang akan keluar dalam Ujian Nasional.

Seorang siswa dapat memperhitungkan banyaknya SKL yang muncul dalam soal untuk setiap mata pelajaran beserta “Kemampuan Yang Diuji” pada tiap-tiap SKL dengan melihat banyaknya soal Ujian Nasional pada masing-masing mata pelajaran. Dengan cara tersebut seorang siswa dapat mempelajari beberapa SKL yang benar-benar dikuasainya agar dapat mencapai nilai standar kelulusan dan meninggalkan SKL lain yang tidak bisa dikuasainya sehingga tidak menjadikan beban yang memberatkan bagi siswa, karena pikiran siswa anya terfokus pada SKL yang sudah dikuasainya dengan baik.

Namun jika dimungkinkan tidak ada salahnya untuk mempelajari SKL yang dirasa sulit untuk mendapatkan nilai yang diperoleh agar bisa optimal, tapi tidak perlu ngotot karena itu sebagai tambahan saja. Dengan cara ini maka belajar siswa dirasa tidak terlalu ngoyo namun hasil yang dicapai dapat optimal.

Kelima, berdoa dan berserah diri pada Allah SWT. Perlu juga diingat siswa sekalian bahwa manusia hanya bisa berusaha dan berupaya, akan tetapi yang menentukan takdir seseorang hanya Allah SWT. Namun yakinlah bahwa yang pasti Allah SWT maha tahu terhadap hamba-Nya yang senantiasa berusaha dan berdoa.

Mudah-mudahan adanya tulisan ini menjadi salah satu wawasan yang dapat meringankan beban, khususnya para siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional dan dapat meningkatkan motivasi sehingga ketakutan yang selalu membayangi siswa didalam menghadapi Ujian Nasional dapat diminimalkan. Akhirnya mari kita optimis dan yakin bahwa siswa sekalian mampu menghadapi Ujian Nasional dengan baik dan katakan Ujian Nasional, Siapa takut…?!Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close